Bupati Lotim Halal Bi Halal Dengan PPPK Paruh Waktu
![]() |
| Bupati Lotim saat halal bi halal dengan ratusan PPPK Paruh Waktu. (Foto : PKP) |
Bupati, selain menyampaikan rasa syukur, Ia juga mengapresiasi inisiatif forum PPPK Paruh Waktu yang telah menyelenggarakan acara silaturahmi halal bi halal tersebut.
Menanggapi aspirasi para pegawai tersebut, Bupati menyatakan keseriusannya untuk mengawal proses pengangkatan PPPK PW menjadi PPPK Penuh Waktu. Setelah bersurat, Ia menegaskan akan segera menemui Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara langsung.
"Kita tidak bisa bicara hanya lewat surat saja. Saya akan temui langsung Kepala BKN untuk mendiskusikan nasib adik-adik," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati memberikan peringatan keras terhadap segala bentuk praktik pungutan liar dalam birokrasi di Lombok Timur. Ia menekankan bahwa kenaikan pangkat, mutasi, hingga pengurusan sertifikasi adalah hak pegawai yang tidak boleh "dibeli".
Sebagai bentuk motivasi, Bupati juga berbagi kisah perjalanan hidupnya seraya berpesan agar seluruh pegawai menjaga integritas, menjauhi fitnah, dan selalu berupaya menjadi pribadi yang bermanfaat.
Selanjutnya, Bupati meminta dukungan doa dari seluruh ASN agar program-program besar yang sedang diperjuangkan, termasuk pembangunan gedung sekolah unggul senilai Rp 245 miliar, dapat segera terwujud demi kemajuan pendidikan dan masa depan masyarakat Lombok Timur.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pegawai untuk menjaga semangat pengabdian. Ia menekankan pentingnya mengerjakan hal-hal yang bermanfaat bagi keberlangsungan hidup anak cucu di masa depan, sembari mengingatkan bahwa keberhasilan sejati diraih melalui perpaduan antara ikhtiar yang maksimal dan doa yang tak putus.(*)
