Pemda Akan Salurkan Bantuan Sembako Sesuai DTSEN

 

Rapat Teknis penyaluran sembako. (Foto : RI) 

KATULISTIWA.CO,LOTIM – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi teknis penyaluran bantuan sembako bersama para Camat untuk memastikan distribusi logistik tepat sasaran, Jumat (6/3/2026).

​Langkah ini merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang mewajibkan penggunaan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penentuan penerima manfaat di seluruh wilayah.

​Sekretaris Daerah Lombok Timur H.M Juaini Taofik menegaskan otoritas desa harus mematuhi petunjuk teknis agar tidak terjadi tumpang tindih data atau salah sasaran saat proses eksekusi lapangan.

​“Semua harus sesuai regulasi, dasar pelaksanaan ini adalah surat edaran untuk para camat yang berisi petunjuk teknis penerima sesuai dengan DTSEN,” katanya.

​Pemerintah daerah memberikan atensi khusus pada mekanisme graduasi atau penggantian daftar warga yang sudah dianggap mampu agar bantuan dapat dialihkan kepada keluarga lain yang tingkat ekonominya lebih rendah.

​Instansi terkait meminta para pimpinan wilayah tingkat kecamatan untuk segera menuntaskan verifikasi data penduduk yang masih bermasalah guna mempercepat proses administrasi di tingkat kabupaten.

​“Mekanisme graduasi memang menjadi tantangan, namun semua pihak diminta melakukan pendekatan sosialisasi agar masyarakat memahami proses tersebut,” ujarnya.

​Kepala Dinas Sosial Lombok Timur Siti Aminah melaporkan bahwa stok barang kebutuhan pokok sudah tiba di gudang penyimpanan sejak beberapa hari lalu dan kini sedang dalam tahap pengecekan kualitas.

​Tim pendamping diterjunkan langsung untuk memastikan paket sembako dalam kondisi layak konsumsi sebelum didistribusikan secara massal ke titik-titik penyaluran yang dipusatkan di kantor desa masing-masing.

​“Barang bantuan sudah datang sejak Selasa lalu, saat ini kami sedang dalam tahap penyiapan barang dan melakukan pengecekan ke gudang,” jelasnya.

​Skema pembagian akan memprioritaskan warga yang masuk dalam kategori desil satu hingga tiga, dengan target penyelesaian seluruh penyaluran tuntas sebelum hari raya Idul Fitri mendatang.

​Kecamatan Masbagik terpilih menjadi lokasi peluncuran perdana program ini sebelum nantinya bergerak secara simultan menuju wilayah lain dan berakhir di Kecamatan Selong sebagai titik penutup.

​“Untuk desil satu dan dua kita upayakan seratus persen, baru setelah itu masuk ke kategori desil tiga,” tutupnya. (*) 


Topik Terkait

Baca Juga :