Bupati H. Iron Minta Jajaran Fokus Memberikan Pelayanan dan Jangan Anti Kritik

 

Bupati Lotim saat silaturrahmi di Montong Gading. (Foto : PKP) 

KATULISTIWA.CO,LOTIM- Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan agar seluruh aparatur pemerintah daerah tetap fokus pada pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, tanpa terganggu oleh hiruk-pikuk kritik serta hujatan di media sosial. 

Pernyataan itu disampaikan Bupati saat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama guru dan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kecamatan Montong Gading, Rabu (8 April 2026).

Dalam sambutannya, Bupati Warisin mengingatkan pentingnya menjaga integritas sesuai sumpah jabatan yang telah diikrarkan. “Kita bekerja tidak perlu banyak bicara, tidak perlu fitnah. Fokus kita adalah untuk rakyat, bukan untuk pencitraan di media sosial,” tegasnya. 

Meskipun beberapa program unggulan SMART telah terlaksana dalam satu tahun terakhir, Bupati mengakui belum semua permasalahan di daerah dapat diselesaikan sepenuhnya. Ia optimistis, sisa masa jabatan empat tahun ke depan akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur.

Ia pun memberikan tanggapan bijak terhadap maraknya kritik di dunia maya. Menurutnya, kritik merupakan risiko yang melekat pada jabatan publik, mulai dari level Presiden, Gubernur, hingga Kepala Desa. Ia mengimbau jajaran aparatur untuk tidak ambil pusing berlebihan, melainkan terus bekerja nyata memberikan pelayanan terbaik.

 “Kebebasan berpendapat di media sosial memang hak masyarakat, tetapi tugas utama kita adalah bekerja untuk kepentingan rakyat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan agar setiap pemimpin pandai memelihara hati dan menjaga kejernihan pikiran saat menghadapi berbagai masukan dari masyarakat. Selama kritik tidak mengarah pada penghinaan, pemerintah harus tetap terbuka dan memberikan penjelasan yang jelas guna menghindari kesalahpahaman informasi. Acara silaturahmi dan halal bihalal ini juga dimaknai sebagai momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, memetik hikmah, serta mengimplementasikan nilai keikhlasan dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat. (*) 


Topik Terkait

Baca Juga :